LAMPUNG TIMUR,(LIPUTAN INDONESIA.ID) – Sidik Ali atau yang akrab disapa Suttan Kiay salah seorang Masyarakat dari Marga Buay Beliyuk yang ada di kabupaten lampung Timur Meminta Secara Khusus Kepada Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) dan Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD-RI) Memperjuangkan dan Membawa Aspirasi Rakyat Lampung Untuk Mengusulkan KH.Ahmad Hanafiah Agar dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional Asal Lampung.Kamis,(10/11/2022)
Kepada Presiden Republik Indonesia Melalui Dewan Gelar,Menteri Sekretariat Negara (setneg),Kementrian Sosial Sesuai harapan Masyarakat Provinsi Lampung.dari Hasil Penelusuran Literatur Sejarah Perjuangan,Kajian,Bukti Peninggalan,Testimoni Berbagai Pihak,Napak Tilas Perjuangan Semasa Perang Gerilya Melawan Penjajah sampai disumatera selatan pun Semua sudah Memenuhi syarat dan unsur teman sejawat K.H.Gholib untuk dianugerahi sebagai Pahlawan Nasional ujar Suttan Kiay.
Wakil Rakyat di DPR-RI dan DPD-RI Daerah Pemilaihan Lampung Sebagai Refresentasi Masyarakat Lampung disenayan harus mampu membuktikan kepada seluruh masyarakat Provinsi Lampung yang ada di senayan bahwa mereka pulang tidak tangan kosong,minimal membawa oleh-oleh dihari Pahlawan ini. Masyarakat Provinsi Lampung Bertambah Nama dan Jumlah Pahlawan Nasional yang Berasal dari Lampung.Pungkas pria yang Masih Menjabat Ketua Kadin Indonesia Kabupaten Lampung timur ini.
Secara pribadi saya nanti meminta kepada DR.Muhammad Khadafi.SH.MH yang selain beliau Ketua Umum Kadin Provinsi Lampung Beliau Juga Anggota DPR-RI yang berasal dari dapil Lampung.
Kami masyarakat menunggu dan Juga merindukan agar sosok yang kami Kagumi dengan segala bentuk pengorbanannya diakui secara nasional tentunya melaui seleksi yang di godok oleh dewan Gelar sehingga bisa ditetapkan oleh kepala Negara melalui sekretaris militer Presiden.
Saya selaku bagian dari masyarakat Provinsi Lampung yang ada dilampung timur optimis ini akan terwujud,tetapi hal ini juga tidak terlepas dari dukungan semua pihak.papar Sidik Ali.S.Pdi.
(Ahmad Baherman)







