Beranda Daerah Swasembada Pangan Di Morotai Lambat Berkembang, Disebabkan Minimnya SDM

Swasembada Pangan Di Morotai Lambat Berkembang, Disebabkan Minimnya SDM

430
0
BERBAGI

MOROTAI,( LIPUTAN INDONESIA.ID) – Pengembangan Swasembada beras membutuhkan sumber daya manusia yang mumpuni di Morotai, Provinsi Maluku Utara.Program prioritas swasembada pangan khusus beras menjadi tanggapan serius Dinas Pertanian pada, Kamis(17/02/2022) Dini hari.

Kadis Pertanian (Anwar Husen) kepada awak media, menjelaskan terkait masalah yang dialami dinas pertanian untuk mendorong pengembangan swasembada beras tentu membutuhkan SDM mumpuni.

Menurut Anwar, selain SDM masi banyak faktor-faktor lain yang menjadi masalah terkait keterlambatan perkembangan dan kemajuan sektor pertanian khususnya beras.

Untuk hasil produksi beras sampai sejauh ini masih kecil, ini dikarenakan minimnya SDM dan pengalaman parah petani, makan nya dibutuhkan pendampingan atau penyuluh pertanian. Tuturnya

Menurutnya, sebelum adanya anjuran pupuk dan racun hama dari penyuluh yang sifatnya perawatan untuk menyuburkan padi itu, masing-masing petani mendapatkan penghasilan sebesar 2 sampai 3 ton perhelatan. Tetapi, setelah mengikuti anjuran-anjuran dari penyuluh atau dinas pertanian, itu setiap petani memperoleh hasil panen yang cukup meningkat sampai di angka 7 sampai 8 ton perhektar.

Sementara masalah lainnya ialah kurangnya generasi petani, jadi walaupun lahan masi sangat luas, tapi keinginan untuk bertani itu tidak ada, itu mungkin karena malas, kurangnya pengalaman, dan pengetahuan, sehingga pemerintah harusnya serius dalam mendorong peningkatan SDM petani dan meregenerasi lewat pendidikan atau sekolah.Sambungnya

Nah, untuk masalah ini sebenarnya muda diatasi, kalau misalanya pemerintah yang bergerak di bidang pendidikan merespon, beberapa waktu lalu saya “Anwar” sudah pernah berkomentar lewat media, cuman saya belum dengar apakah ada respon dari dinas pendidikan dan UNIPAS Morotai. Karena, Sarjana Pertanian asli morotai saja sangat sedikit, apalagi yang PNS di dinas pertanian itu hanya satu (1) orang, itu Iki (Andi Muhammad Rizki) yang kelahiran Morotai asli, itu juga baru jadi pns kemarin, bebernya.

Jadi harap saya, kalau mau kita dorong peningkatan produksi swasembada beras maka peningkatan SDM generasi itu perlu, karena untuk ketersediaan lahan itu masi sangat luas lo, katanya.

Bahkan, lanjutnya, tahun 2022 ini pun ada rencana pembebasan lahan.
Kalau untuk HORTIKULTURA itu progresnya sangat maju, kalau dari sisi besaran hasil produksi. (Lasurdin/Ode)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here