MOROTAI, MALUKU UTARA | LIPUTAN INDONESIA ID – Direktur Perusaan Daera Air Minum (PDAM) keluhkan anggaran program air bersih gratis yang sangat kecil bahkan tidak ada menurutnya, Selasa (1/2/2022) dini hari.
Direktur PDAM (Djuwandi) kepada media ini, mengaku tidak bisa berbuat apa-apa, terkait masalah air bersih di desa Juangan Pandanga, karena kami PDAM morotai tidak punya anggaran yang cukup, untuk pengadaan Aksesoris pipa.
Menurut Djuwadi, Beliau sudah mengusulkan kepada Dinas PUPR agar mempercepat pengadaan aksesoris pipa, dan dalam proses pemasangan pun harus kami PDAM sebagai teknisnya. Karena, bertanggungjawab dalam pengelolaannya, sambungnya.
Kata Djuwadi, kami pun sangat kesulitan dalam tugas-tugas perawatan, belum lagi gaji anggota, ini semua karena kami tidak punya anggaran. Bahkan kami di Demo berulang-ulang kali, namun saya tidak bisa berbuat apa-apa dan bicara banyak, silahkan demo saja, sesalnya.
Selama saya bertugas keliling Maluku Utara itu baru di Morotai Air Bersih nya gratis, tidak ada iuran, sehingga program pelayanan kami terbatas, misalnya pipa-pipa kecil untuk disambungkan ke rumah warga itu kami tidak bisa beli. Dan itu, PU yang membuat pengadaan. Imbuhnya
Dalam waktu dekat ini, sambung nya kami utamakan Juangan dulu itu Pekerjaan Rumah “PR” bagi saja, maka saya akan selalu berkoordinasi dengan PU agar ini cepat, harapnya.
Terpisah Kadis PU (M. Ramlan Drakel ) ketika dihubungi wartawan lewat sambungan telepon suara, ia belum berkomentar banyak, Ramlan hanya meminta kepada Direktur PDAM agar besok di jam : 02.30.WIT hadir dan kita bahas sama-sama, pintanya.
(Ode)







