JAWA TENGAH,(LIPUTAN INDONESIA.ID) – Acara bersilahturahmi Calon Presiden (Capres) 2024 Anies Rasyid Baswedan di Ribath Nurul Anwar Kecamatan Sambungmacan, Kabupaten Sragen, Jawa tengah, Senin (14/11/2022) berjalan sederhana.
Mantan Gubernur DKI Jakarta itu disambut langsung oleh Pengasuh Ribath Nurul Anwar yaitu KH.Wafi Maimoen Zubair, puluhan Ulama dari Majlis Dzikir Sadziliyah (MDS), santri pondok pesantren dan anggota Gerakan Pemuda Kabah (GPK).KH.Wafi Maimoen Zubair sebagai Pengasuh Ribath Nurul Anwar sampaikan, ahlan wa Sahlan kepada Anies Rasyid Baswedan di Ribath Nurul Anwar Jawa tengah.
“Dengan kerawuhan beliau ini tentu saja jadi pengisi dahaga kami dan jemaah yang telah menunggu lama bahkan juga saat sebelum selesai masa jabatan Gubernur DKI,” kata Gus Wafi.Selanjutnya, Gus Wafi mengutarakan, keutamaan silaturrahmi itu ialah bukan masalah kepentingan politik, tetapi lebih ke kepentingan umat dan bangsa atas keadaan Indonesia sekarang ini dalam menghadapi ancaman krisis dunia.
“Dalam kesempatan kali ini kami memberi 4 cindera mata kepada Pak Anirs yang pertama yakni sorban, sorban ini kami maksudkan sebagai sebuah isharoh agar Pak Anies dapat mengantar negeri ini di dalam perubahan yang bagus dengan penuh kehormatan dan wibawa.Yang ke-2 ialah tasbih, ini kami berniat agar Pak Anies selalu berdzikir kepada Allah, mudah-mudahan Allah memberi kemudahan Pak Anies dalam perjalanannya ke arah kontestasi pemilihan presiden 2024.Yang ke-3 ialah minyak wangi dari Makkah agar Pak Anies dapat bawa nama wangi untuk bangsa Indonesia dengan penuh keberkahan,” ungkap Gus Wafi.
Gus Wafi memberikan kitab karangan Syaikhona Maimoen Zubair dan kitab karangan Syaikhona Wafi MZ.”Kitab oni supaya Pak Anies terus belajar dan berpegang pada saran – saran beberapa kiai dan beberapa Masyayikh serta habaib,” paparnya.
Sementara itu, Calon Presiden 2024 Anies Baswedan ucapkan, terima kasih atas pemberian cindera mata dari Syaikhona Wafi MZ, menurut dia cindera mata ini bukanlah cindera mata biasa.
“Mudah-mudahan dengan ini saya selalu ingat apa yang di pesankan oleh beberapa ulama dan habaib. Sebenarnya kami ini ingin sowan secara pribadi ke Gus Wafi MZ supaya kami diberi nasihat-nasihat yang sekiranya menjadi saran ke kami, tetapi kami tidak menduga jika sambutan Gus Wafi dan jamaah MDS demikian luar biasa,” sebut Anies.
“Tentu saja saran dan dawuh dari beberapa ulama serta habaib di sini menjadi bekal kami dalam jalankan amanat seterusnya,” imbuh Anies dengan senyuman khasnya.
Diketahui, acara yang di pandu oleh anggota GPK Jawa tengah Fatchullah Akbar ini berjalan dengan penuh kekeluargaan pasalnya baik Anies Baswedan atau Gus Wafi MZ telah lama menunggu pertemuan itu. Acara selanjutnya ditutup dengan doa oleh KH.Ahmad Ainul Yaqin dari Tuban.
(LI/Sragen)







