LIPUTAN INDONESIA.ID,(LAMPUNG TIMUR) – Proyek rehabilitasi gedung kantor sekretariat daerah kabupaten Lampung Timur yang menelan anggaran Rp.899.9900.000.00 Pekerja dilaksanakan oleh CV.RRR TIGA, dan Rehabilitasi gedung kantor SETDAKAB yang menelan anggaran Rp.4.600.000.000.00 dilaksanakan oleh CV.DUTA.sudah dimulai beberapa Minggu yang lalau.
kembali menjadi sorotan publik. Sebab, para pekerja terlihat beraktivitas di ketinggian tanpa perlengkapan keselamatan standar.
Sejumlah pekerja tampak memanjat dan bekerja di atap curam tanpa full body harness, helm keselamatan, anchor point, maupun perlindungan tepi. Kondisi ini diduga melanggar Permenaker Nomor 9 Tahun 2016 tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada pekerjaan di ketinggian.
Meski pembangunan atap gedung disambut baik, besarnya nilai anggaran menjadi sorotan masyarakat yang namanya tidak mau di sebut. Ia juga berharap kualitas pembangunan benar-benar harus terjamin jangan sampai baru dikerjakan sudah bocor atau gedung banyak yang retak. “Kalau dananya besar, bangunan harus benar-benar kuat dan kokoh. Supaya pegawai di lingkungan tersebut bisa ngantor dengan nyaman dan aman,”.
Ia juga mengatakan,anggaran miliar tersebut pada dasarnya berasal dari masyarakat, sehingga penggunaannya harus benar-benar diawasi. “Ini uang rakyat. Kami berharap ada pengawasan ketat, jangan sampai ada penyimpangan.Bangunan tersebut ini harus sesuai standar, jangan asal jadi,” tegasnya, Senin (8/12/2025).
Kami juga berharap pihak kontraktor dan konsultan pengawas menjalankan tugas secara profesional, memastikan kualitas material dan konstruksi terjamin. Dengan begitu, atap gedung yang direhabilitasi dapat bertahan lama.
Dan juga kami sebagai masyarakat apa bila nanti kami menemukan penyimpangan dari speknya kami akan melaporkan temuan ke kami ke penegak hukum.tegasnya.
(Ahmad)







