Beranda Kepulaun Morotai ISPIKANI Mengutuk keras KMP-NGAFI Yang Terdampar Di Perairan Dangkal Desa Juangan

ISPIKANI Mengutuk keras KMP-NGAFI Yang Terdampar Di Perairan Dangkal Desa Juangan

405
0
BERBAGI

MOROTAI, MALUKU UTARA | LIPUTAN INDONESIA.ID – Ikatan Sarjana Perikanan Indonesia (ISPIKANI) wilaya morotai dibawa kepemimpinan “Fachrudin Banyo, S.PI” sebagai Kordinator Wilayah, Mengutuk keras KMP-NGAFI yang terdampar di perairan dangkal Desa Juangan, Selasa 8/3/2022 dini hari.

Fachrudin, lewat media ini mengungkap sejumlah argumentasinya, bahwa kejadian terdamparnya ASDP KMP-NGAFi pada pukul : 12.00.WIT di depan pantai desa Juanga tersebut dapat berdampak pada kerusakan habitat terumbu karang, dan matinya biota laut

Menurut Fachrudin, bahwa wilayah sekitar kejadian sampai di belakang pulau Rao juga masi termasuk wilayah konservasi atau lokasi pengembangan budidaya, makannya perlu ada perhatian serius dari pihak pemerintah dalam menjamin keamanan dan kenyamanan biota laut (Flora dan Fauna) dan terumbu karang yang berada di dalam wilayah tersebut, pungkasnya

Selain itu, ia juga meminta agar pihak ASDP kedepannya tidak melakukan hal yang sama, karena jika ini dibiarkan, maka kelestarian lingkungan ekosistem pesisir bisa terganggu, tandasnya

Fachrudin yang juga sebagai Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mengucapkan banyak terimakasih kepada semua pihak yang sudah membantu mengevakuasi penumpang ke pelabuhan, tambahnya.

Disisi lain, Kepala Dinas Perhubungan KADISHUB (Ahdad H. Hasan) pun meminta kepada pihak ASDP-KMP-NGAFI agar segera ditarik keluar dari lokasi kejadian, dan dipulangkan ke ternate untuk di tukar dengan KMP MAMING atau yang berkapasitas lebih besar, karena KMP-NGFI menurutnya terlalu kecil dan tidak bisa mengangkut jumlah penumpang Morotai-Tobelo dan sebaliknya.

Ahdad, menambahkan bahwa informasi yang ia terima pada pukul : 18.00.WIT bahwa Kmp-Ngafi sudah keluar dari lokasi kejadian, tetapi masi berada di lokasi sekitar, saat dikonfirmasi Media lewat Telepon suara.

Sementara Kepala Dinas Kelautan dan Perikan “KDKP” beralasan masi sibuk (meting) ketika dikonfirmasi, begitu juga pihak ASDP Kota Ternate tidak ada respon (tidak angkat telepon) ketika dihubungi media.

(Ode/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here