Beranda Bandar Lampung Teladan dan Ironi Pahlawan Nasional Lampung

Teladan dan Ironi Pahlawan Nasional Lampung

920
0
BERBAGI

LIPUTAN INDONESIA.ID,(LAMPUNG) – Sejak tahun 2023, Provinsi Lampung sudah punya dua pahlawan nasional, yakni Raden Intan II dan KH Ahmad Hanafiah.
Kisah dan nilai-nilai perjuangan mereka perlu ditransfer kepada generasi muda melalui pendidikan formal dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi di Provinsi Lampung, sebelum meluas ke provinsi lain.

Namun sayangnya, hingga kini proses tersebut minim, kalau tak mau disebut terabaikan oleh pemerintah Provinsi Lampung, khususnya Pahlawan Nasional kedua, KH Ahmad Hanafiah yang ditetapkan pada tahun 2023 (Kepres No.115TK/tahun 2023, tanggal 6 November 2023).

Kalau di Tanah Airnya sendiri terabaikan, apakah kita masih punya harapan bahwa kisah dan nilai-nilai kejuangannya tersebar luas di Tanah Air yang dipertahankannya sampai akhir hayatnya?

Bagaimana komitmen pemerintah daerah Lampung setelah penetapan Pahlawan Nasional tersebut? Kalau ini terus dibiarkan, apakah mungkin provinsi ini masih punya kesempatan untuk menambah jumlah Pahlawan Nasional-nya? Ataukah memang hanya ada dua tokoh Lampung yang berjasa bagi lahir dan tegaknya Indonesia?

Kini, sudah ada nama kampus, nama bandara, dan nama jalan yang menggunakan nama Pahlawan Nasional Lampung yang pertama. Tetapi, bagaimana dengan Pahlawan Nasional yang kedua?

Apakah siswa dan mahasiswa sudah mengetahui dan menghayati spirit intelektualisme dan nasionalisme Islam dari KH Ahmad Hanafiah?

Semua pertanyaan tersebut membutuhkan jawaban sesuai aksi nyata yang telah dilakukan sebagai implementasi spirit Hari Pahlawan yang diperingati setiap tanggal 10 November.

Di tempat terpisah Maradoni yang di kenal kita Si Peci Merah Mengungkapkan, Perjuangan beliau ( KH Ahmad Hanafiah ) yg tanpa pamrih sangat menginspirasi kami kaum muda kata Maradoni, saya adalah pengagum beliau semoga kami bisa memiliki jiwa atau kepekaan rela berkorban demi Agama , Bangsa serta umat manusia bahkan memiliki keikhlasan,kecerdasan kejujuran, berintegritas dan menjaga rasa malu ditengah masyarakat.ungkapnya

(Ahmad)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here