Beranda Daerah 1 Orang Pemancing Asal Kota Metro Meninggal Di Sungai Way Bungur

1 Orang Pemancing Asal Kota Metro Meninggal Di Sungai Way Bungur

572
0
BERBAGI

LAMPUNG TIMUR,(LIPUTAN INDONESIA.ID) –  Seorang warga tewas tenggelam di sungai Bungur yang terletak di Desa Kalipasir, Kecamatan Way Bungur Kabupaten Lampung Timur. Korban tewas tenggelam saat sedang mancing bersama ke 5 rekan lainnya menggunakan perahu namun naas perahu yang di tumpanginya tersebut terbalik hingga membuat mereka tenggelam.

Korban tewas diketahui bernama Ismanto (35) warga Kelurahan Ganjar Asri,Kecamatan Metro Barat, Metro Lampung. Menurut saksi mata Pendi seorang nelayan setempat mendengar teriakan seseorang meminta tolong dan bergegas menuju ke teriakan tersebut, dirinya mendapati ada perahu pemancing terbalik dan tenggelam.

“Mereka menggunakan 3 perahu sampan dan semuanya terbalik. Lalu saya dan wardoyo pun langsung berusaha membantu para korban. Saat itu ada 5 korban yang selamat dan 1 orang yang tidak bisa di selamatkan tenggelam,” ujarnya.

Diketahui korban tenggelam yang selamat ini adalah Ibnu Suyadi, (33) Warga Kelurahan Ganjar Asri Kecamatan Metro Barat, Iken (47) warga Ganjar Asri, Eldi Riva (50) Warga Ganjar Asri dan Sumantri (30) Ganjar Asri Kecamatan Metro Barat, Singgih Prayetno (35) Warga Ganjar Asri, Metro Barat.

Mendapatkan laporan adanya korban tenggelam Personel Polsek Way Bungur langsung bergerak menuju TKP dan mencari seorang korban yang masih tenggelam di sungai Bungur ini.

Kapolsek Way Bungur Iptu Riki Setiawan,SH. Mewakili Kapolres Lampung Timur AKBP Rizal Muchtar menggatakan fihaknya berhasil menemukan korban tenggelam 2 jam setelah kejadian. Dan saat diketemukan korban sudah tidak bernyawa.

“Sekira jam 17.30 wib korban yang tenggelam bernama Ismanto ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, selanjutnya jenazah dibawa ke RSUD Sukadana, lalu jenazah diserahkan kepada keluarga dan keluarga korban membuat surat pernyataan penolakan untuk dilakukan otopsi, ” ungkapnya.

Fihaknya menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat dan lebih berhati-hati saat berada di sungai mengingat saat ini cuaca sedang extream.ungkapnya

(Ahmad)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here