LAMPUNG TENGAH,(LIPUTAN INDONESIA.ID) – Ketua Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Lampung Tengah, Syaifudin Basuni, melontarkan kritik terhadap sikap Bupati terpilih Ardito Wijaya yang dinilainya angkuh dan tidak menghormati perwakilan rakyat. Kritik ini muncul setelah Syaifudin mengaku ditolak saat hendak menemui Ardito di kantor Wakil Bupati.
“Saya datang dengan niat baik untuk bertemu dan berdiskusi. Tetapi setelah bertemu malah mendapat penolakan. Sementara di dalam ruangan yang sama, ada anggota DPRD dari Fraksi PKB, Riki Hendra Saputra, yang diterima dengan baik,” ungkap Syaifudin dengan nada kecewa.
Menurutnya, perlakuan tersebut mencerminkan ketidakadilan dan sikap pilih kasih dari Bupati terpilih. “Apa bedanya saya dengan Riki? Kami sama-sama anggota DPRD yang dipilih oleh rakyat. Seharusnya, Bupati terpilih bisa bersikap lebih bijak dan menerima siapa pun tanpa membeda-bedakan,” lanjutnya.
Syaifudin menegaskan bahwa seorang kepala daerah seharusnya menjalin komunikasi yang baik dengan semua pihak, termasuk anggota DPRD, demi kepentingan pembangunan daerah. “Sebagai pejabat publik, Bupati harus terbuka terhadap semua elemen, terutama kepada kami yang memiliki tugas mengawasi dan bekerja sama untuk kemajuan Lampung Tengah,” tambahnya, Jumat (7/2/2025)
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Bupati terpilih Ardito Wijaya belum memberikan tanggapan resmi terkait insiden tersebut.
(Red)







