Beranda Daerah Rehabilitasi Gedung Sekretariat Daerah dan Gedung Setdakab Menelan Anggaran 5.M lebih Sangat...

Rehabilitasi Gedung Sekretariat Daerah dan Gedung Setdakab Menelan Anggaran 5.M lebih Sangat Memprihatinkan

393
0
BERBAGI

LIPUTAN INDONESIA.ID,(LAMPUNG TIMUR) – Dugaan praktik korupsi dalam pelaksanaan Proyek Rehabilitasi Gedung Kantor Sekretariat Daerah kabupaten Lampung Timur yang menelan anggaran Rp.899.9900.000.00 Yang dilaksanakan oleh CV.RRR TIGA.Dan Rehabilitasi Gedung Kantor SETDAKAB yang menelan anggaran Rp.4.600.000.000.00 yang dilaksanakan oleh CV. DUTA.

Salah satu aktivis Muda Lampung Timur Maradoni,S.AP, dengan tegas mengatakan adanya indikasi kuat penyimpangan serius dalam paket pekerjaan tersebut.

Berdasarkan hasil investigasi di lapangan,diduga kuat menemukan ketidaksesuaian pekerjaan tersebut dengan spesifikasi teknis (spek).Bisa kita liat dengan kasat mata,dua bangunan tersebut sudah kami kroscek dari atap, Flafon,WC dan kusen,diduga kuat merugikan uang negara dan melibatkan oknum Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), hingga pihak rekanan pelaksana.

Maradoni menegaskan bahwa indikasi yang ditemukan bukan persoalan administratif biasa, melainkan mengarah pada dugaan perbuatan melawan hukum yang berpotensi merugikan keuangan negara.

Lanjutnya,pihaknya tidak akan mentolerir dugaan penyalahgunaan kewenangan dalam proyek yang mengunakan anggaran APBD maupun DAK tahun anggaran 2025.Tidak menutup kemungkinan masalah ini akan di laporkan ke BPK RI dan Penegak Hukum.

“Saya melihat ada pola yang patut diduga sebagai bentuk pembiaran, bahkan bisa jadi terstruktur.Jika benar, ini sangat serius dan tidak bisa ditutup-tutupi,” tegas maradoni

Saat media ini mendatangi kantor PUPR Lampung Timur pagi tadi untuk menemui kepala dinas. Ruangannya terkunci dan kami menanyakan kepada salah satu pegawai yang tidak mau namanya di publish ia menyebutkan bapak jarang ke kantor bang.ungkapnya.

(Ahmad)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here