MOROTAI, (LIPUTAN INDONESIA.ID) – Banjir besar kembali terjadi dan menutupi badan jalan, hingga memacetkan setiap pengguna jalan masyarakat Morotai Utara, Provinsi Maluku Utara, pada Selasa(22/2/2022) dini hari.
Jalan lintas yang berada di Areal perkebunan warga desa Sekitar itu selalu saja menjadi langganan banjir, menurut laporan warga setempat. Kejadian ini dilaporkan oleh salah satu warga pengguna jalan (Jinasti Hantja) yang juga berasal dari desa Sakitar.
“Jinasti menjelaskan kepada media Media Liputan Indonesia.id, banjir yang menenggelamkan ruas badan jalan itu disebabkan karena ada hujan deras.
Lanjut Jinasti, banjir hari ini mencapai atas ketinggian satu (1) meter ukuran pinggang orang dewasa. Sehingga, banyak kendaraan berupa mobil, dan motor, atau kendaraan roda dua dan empat pun tidak bisa lewat.
Ocsan Hadilana, juga salah satu penguna jalan yang berasal dari Desa Korago, menurutnya kejadian seperti ini bukan saja baru sekali, tapi sudah berulang kali, bahkan sudah tidak mampu dihitung berapa kali, karena kejadian serupa sudah bertahun tahun, Bebernya.
Menurut Ocsan, kami dari Utara menuju Timur dengan tujuan ke Selatan (Kota Daruba) itu sudah dari pagi, namun terhambat sampai sore ini, bahkan ada puluhan kendaraan yang tidak bisa lewat, dan terpaksa harus balik. Sambungnya
Sementara, ruas jalan yang tertimbun air hampir kurang lebih tiga ratus (300) meter sehingga sangat sulit untuk kami lewati, maka terpaksa kami harus menunggu. ternyata sampai sore ini airnya tidak turun-turun, kesalnya.
Ois berharap, masalah ini harusnya menjadi tanggapan serius bagi pemerintah kecamatan maupun kabupaten, karena ini sangat menganggu aktifitas masyarakat secara umumnya.
(Lasurdin/Ode)







